5 makanan paling populer di dunia, masakan Korea adalah yang pertama
Tteok dinobatkan sebagai hidangan paling populer nomor satu. Kue tepung beras ini banyak disantap dengan rasa yang manis. Ini juga mudah disiapkan. Cukup dikukus atau dipanaskan hingga mengembang lalu dimakan dengan aneka bumbu. Tteok adalah kue atau manisan Korea yang terbuat dari biji-bijian, terutama beras atau beras ketan. Bahan dan metode persiapan bervariasi dari satu daerah ke daerah lain di Korea. Tteok juga dibuat sebagai kue manis dalam berbagai rasa untuk perayaan musiman, termasuk perayaan Tahun Baru Korea.
Meskipun tteok yang terbuat dari nasi dimasak, tidak menjadi keras, itulah sebabnya digunakan dalam berbagai masakan goreng dan tumis. Teok berbentuk stik (silinder) yang dimasak dengan gochujang dan gula pasir disebut tteokbokki. Selain tteokbokki, Pojangmacha juga menjual tteok goreng dengan sayuran. Tteok juga disertakan dalam berbagai masakan seperti dak galbi (ayam galbi). Tteokguk adalah hidangan Tahun Baru Korea berupa tteok yang dimasak dengan sup daging sapi atau ayam. Bahan supnya adalah kecap asin, garam meja, dan bawang putih.
Tteok, dimakan sebagai kue, dibuat dari beras ketan dengan tambahan madu atau gula sebagai pemanis. Menambahkan rasa mis. segala jenis parang, kacang hijau, kacang azuka atau wijen. Tergantung pada metode persiapannya, tteok terdiri dari tteok yang dikukus, ditumbuk, direbus atau digoreng. Tteok tradisional dibuat dengan cara dikukus dan disebut chip tteok (시루떡). Kapal uap yang disebut Siru (시루) terbuat dari keramik
Tteok paling populer adalah songpyeon, chapssaltteok, garaetteok dan gyeongdan.
Selain itu, es krim Turki Dondurma menjadi makanan terpopuler kedua setelah Tteok. Es krim Kota Maras dikenal tidak mudah meleleh seperti es krim pada umumnya. Komposisinya lebih keras, padat dan kenyal sehingga nyaman dikunyah.
Di Kahramanmara, karena teksturnya yang lebih padat dan keras, es krim ini biasa dimakan bukan dengan sendok, melainkan dengan pisau dan garpu.
Di atas ketiganya adalah Barbacoa, daging olahan dari Meksiko. Menu asli Barbacoa menggunakan daging domba yang dimasak dalam oven atau dalam oven yang digali ke dalam tanah. Lubang tersebut kemudian ditutup dengan batu dan bara panas kemudian ditutup dengan daun agave. Daging yang sudah matang, dibungkus dengan daun, dibiarkan di dalam lubang semalaman sebelum siap disajikan.
Bruschetta, juga dikenal sebagai sepotong roti, disajikan dengan bawang acar dan minyak zaitun.
Roti yang sekilas tampak keras mungkin sudah ada sejak zaman Romawi. Namanya berarti dipanggang di atas batu.
Di antara lima teratas adalah sup miso dari Jepang. Sup berbahan dasar kedelai, pasta miso, dan banyak bahan lainnya seperti rumput laut dan tahu. Diperkirakan sekitar 70 persen orang Jepang mengonsumsi sup miso untuk sarapan atau sebagai santapan sepanjang hari.
Dalam budaya makanan Jepang yang biasanya rendah protein, sup miso berfungsi sebagai penambah nafsu makan, sumber protein, dan sumber garam. Sup miso berbeda dengan sup dalam budaya makanan Eropa. Dalam budaya Jepang, sup miso tidak digunakan sebagai kaldu untuk nasi, berbeda dengan masakan Eropa, di mana roti menjadi hidangan utamanya, sedangkan roti keras disajikan dengan sedikit sup.
Miso merupakan bumbu yang mudah hilang aromanya jika dimasak dengan suhu tinggi dalam waktu lama, sehingga sebaiknya segera dimatikan begitu kuah mendidih. Sup miso memiliki nama yang berbeda-beda tergantung isinya, seperti Kenchin-jiru (diisi dengan sayuran saja), Butajiru atau Tonjiru (diisi dengan sayuran dan daging babi), Sampe-jiru (diisi dengan salmon), dll. Makanan Nabe Jepang, meskipun ditambahkan miso, tidak dianggap sebagai sup miso.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar